BMW HP4 Superbike Akan Dijual

2017-bmw-hpr-race.jpg

BMW Motorrad tampilkan motor yang benar-benar spesial

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Motor itu ialah HP4 Race yang cuma ada satu unit di Indonesia.

BMW HP4 Race di dunia cuma di produksi 750 unit. Mengenai unit yang dipertunjukkan BMW Motorrad di IIMS 2018 adalah produksi ke-114. Untuk dapat bawa motor 999 cc ini, customer harus mempersiapkan uang tunai alias tidak dapat credit.

Soalnya, motor dengan bandrol Rp 2,1 miliar (off the road) ini bukan kendaraan jalan raya, tetapi untuk trek balap (trek only).

“Tidak ada program leasing, Kan ini tidak dapat STNK (Surat Sinyal Nomer Kendaraan Bermotor),” jelas Joe Frans sebagai Chief Executive Officer BMW Motorrad Indonesia-Maxindo.

Menariknya, walau ditawarkan dengan skema pembayaran penuh, menurut Joe, HP4 Race yang sudah dihadirkan semenjak tahun kemarin ini sudah sempat memperoleh peminat. Namun BMW Motorrad masih malas untuk melepasnya. Satu diantara faktanya, menurut Joe, sebab terdapatnya gelaran IIMS 2018, dimana BMW Motorrad punya niat memajangnya untuk dilihat pengunjung.

Keserupaan paling jelas kedua-duanya berada di sisi depan kendaraan. Kedua-duanya sudah memakai bahasa design Dynamic Shield, dan headlamp tipis dengan design yang sama. Baik XM Concept serta GT-PHEV saling sudah diperlengkapi LED vertikal.

Walau memang dibagian belakang kedua-duanya tidak punyai keserupaan. Sesaat sisi belakang XM Concept masih dikuasai design Dynamic Shield, belakang GT-PHEV tidak. Mobil ini mempunyai lampu belakang benar-benar tipis, yang tersambung keduanya.

bmw-hp4-hd-wallpapers-75416-7253195.png

Harga Tinggi

Mitsubishi Motor Corp mengeluarkan render atau gambar digital dari SUV paling baru mereka yang dinamakan GT-PHEV. Mobil ide ini gagasannya akan dikenalkan di arena Paris Auto Show 2016, akhir bulan ini.

Merilis autoexpress.co.uk, Kamis (15/9/2016), Mitsubishi menjuluki mobil ini jadi `high-end next-generation SUV`. `GT` ialah singkatan dari Grand Tourer, sesaat `PHEV` berarti plug-in hybrid EV, yang bermakna mobil hybrid dengan penggerak mesin bensin konvensional serta motor listrik.

Motor listrik yang dipakai sekaligus juga ada tiga unit, dengan kemampuan serta output yang diklaim tinggi. Satu motor di muka, sesaat dua di belakang. Di atas kertas, motor listrik saja dapat bawa mobil meluncur sampai 120 km.

Sesaat next-generation mengacu pada tehnologi terbaru yang akan tersemat pada GT-PHEV. Disebut, satu diantara tehnologi yang akan tertanam pada mobil ini ialah connected car. Feature ini dapat memberi info rute, data cuaca, dan keadaan jalan. Data ini selanjutnya diproses untuk mengurus mengonsumsi daya pada mobil.

Dibagian interior, disebut jika GT-PHEV memakai kokpit bergaya dashboard horizontal, yang membuahkan kesan-kesan lega. Ada juga trim dengan susunan kulit Burgundy, dengan warna yang sesuai keduanya.

Yang lumayan menarik, dalam soal bentuk exterior mobil ini cukup seperti dengan mobil XM Concept, yang dikenalkan Mitsubishi Indonesia di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Agustus kemarin.

Unit Hanya terbatas

Trend sumber daya kendaraan makin berubah tinggalkan bahan bakar fosil. Sekarang mobil sudah ada dalam versus hibrida (gabungan mesin-motor listrik) atau mobil listrik.

Toyota lihat proses peningkatan mesin elektrik tambah murah daripada hibrida. Walau sampai 2025, ongkos produksi mobil hibrida masih lebih rendah daripada versus elektrik.

“Ongkos mobil listrik benar-benar bergantung pada jarak menempuh. Mobil listrik dengan jarak menempuh jarak 250 km. dapat dibuat dengan ongkos tambah murah dari hibrida,” kata Satoshi Ogiso, Kepala Insinyur Toyota seperti diambil Carscoops.

Dalam 10-20 tahun akan datang Toyota memprediksi kira-kira 50-60 % dari mode kendaraan yang ada memakai jantung mekanis hibrida atau fuel cell serta 30 % yang lain berbentuk mobil listrik. Perlu waktu yang lumayan lama supaya mobil listrik menguasai 90 % kendaraan di market, yang direncanakan berlangsung pada 2050.

“Bagaimana juga, pasar biasanya ingin jarak menempuh lebih jauh. Dengan rata-rata di atas 300 km., kendaraan listrik semakin lebih mahal paling tidak sampai 2025,” kata Ogiso.

Ogiso lihat Jepang dapat menghasilkan mobil hibrida dengan transmisi automatis pada harga yang tidak kalah bersaing dibandingkan mobil diesel. Saat Dieselgate, pabrikan diminta patuhi standard emisi Diesel yang ketat serta mobil hibrida Toyota makin murah harga. Kondisi ini bahkan juga dapat merubah mode Diesel yang mereka mempunyai.

Tinggalkan komentar